Konsultan dan Gembala itu..
Di sebuah dataran, seorang penggembala sedang melakukan rutinitas hariannya; menggembalakan sejumlah domba yang dimilikinya.
Lalu melintas sebuah mobil sedan yang mentereng, bisa dipastikan itu bukan orang sekitar situ.
Keluarlah seorang pemuda, dan dengan suara keras berteriak ke arah si penggembala, berusaha mencuri perhatiannya.
Si penggembala melangkah dengan pelan, menghampiri sang pemuda.
Pemuda: Bapak seorang penggembala?
Gembala: Ya, benar.
Pemuda: Saya konsultan, Pak. Saya bisa membantu bapak dalam banyak hal seputar bisnis ternak bapak ini, mulai dari identifikasi masalah hingga pemecahan masalah dan juga mengajarkan cara meningkatkan penjualan dengan kreatif.
Gembala: Hmm.. saya gak butuh yang begituan, nak. Sudah lah, biarlah saya kembali bekerja dengan tenang ya?
Pemuda: Wah, bapak gak yakin yah dengan saya? Begini deh. Kita taruhan saja.
Gembala: Taruhan? Kenapa musti taruhan, saya gak mau apa-apa dari kamu.
Pemuda: Saya harus selamatkan harga diri saya, pak. Saya gak terima kalau ditolak begitu saja. Apalagi sama orang seperti bapak. Kita taruhan. Kalau saya bisa tebak jumlah gembalaan bapak, bapak harus beri satu gembalaan bapak untuk saya bawa pulang.
Gembala: Kalau kamu salah?
Pemuda: Kalau saya salah menebak jumlah gembalaan bapak; Bapak boleh ambil mobil saya.
Gembala: Baiklah. Walaupun saya rasa ini bukan taruhan yang adil, satu ekor gembalaan saya gak sebanding dengan mobil kamu, nak.
Pemuda: Tenang saja, pak. Saya juga dari awal gak mau melepas mobil ini koq, oleh karena itu saya tidak akan kalah.
Si pemuda pun kembali ke mobil, lalu keluar dengan laptopnya. Kemudian, dengan sebuah pemancar yang terhubung ke satelit, dia melakukan berbagai proses, lalu keluar dengan hasil perhitungannya di tangan.
Pemuda: Pak! Gembalaan bapak semuanya berjumlah 39 ekor.
Gembala: *diam*
Pemuda: Hahaha, sepertinya saya menang. Baik kalau begitu saya boleh ambil satu gembalaan bapak yah.
Gembala: *diam*
Ketika pemuda itu sudah hampir selesai memasukkan hadiahnya lewat pintu belakang mobilnya, si gembala berseru.
Gembala: Hai anak muda, kau salah. Gembalaanku cuma ada 33 ekor, dan tolong kembalikan anjingku.

